From: priyono sasmi [mailto:pree2504@yahoo.com]
Sent: Wednesday, March 19, 2008 11:35 AM
Subject: SEKEDAR TAU AJA
MY FRIENDS AKU MAU KASIH CERITA, SEMOGA INI BISA MENJADI PENGALAMAN BERHARGA BUAT KITA SEMUA
Sebagai pegawai Departemen Keuangan, saya tidak gelisah dan tidak
kalangkabut akibat prinsip hidup korupsi. Ketika misalnya, tim
Inspektorat Jenderal datang, BPKP datang, BPK datang, teman-teman di
kantor gelisah dan belingsatan, kami tenang saja. Jadi sebenarnya hidup
tanpa korupsi itu menyenangkan sekali. Hidup tidak korupsi itu
sebenarnya lebih menyenangkan.
Meski orang melihat kita sepertinya sengsara, tapi sebetulnya lebih
menyenangkan. Keadaan itu paling tidak yang saya rasakan langsung.
Saya Arif Sarjono, lahir di Jawa Timur tahun 1970, sampai dengan SMA di
Mojokerto, kemudian kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dan
selesai pada 1992. Pada 17 Oktober 1992 saya menikah dan kemudian saya
ditugaskan di Medan. Saya ketika itu mungkin termasuk generasi pertama
yang mencoba menghilangkan dan melawan arus korupsi yang sudah sangat
lazim. Waktu itu pertentangan memang sangat keras. Saya punya
prinsipsatu saja, karena takut pada Allah, jangan sampai ada rezeki
haram menjadi daging dalam diri dan keturunan. Itu saja yang selalu ada
dalam hati saya.
Baca selebihnya »